Mengapa aku berhenti ? itu karena kamu. Sebenarnya aku masih ingin seperti dulu, sayang dirimu berubah. Entah mengapa beberapa minggu ini dirimu mulai menyukai orang lain, tapi entahlah itu bukan urusanku toh aku juga bukan siapa- siapa untukmu.
Canda tawa dan sedih pernah aku rasakan dari dirimu. Kepribadianmu yang mandiri membuat kagum diriku.Dirimu dimata orang lain hanyalah seperti daun hijau tumbuhan lain yang sama tetapi untuk ku kamu adalah bulu cantik burung merak yang megah saat membuka lebar.
Sering terlintas dipikiran ku bayang-bayang dirimu. Apakah kamu juga merasa seperti ini ? sama seperti diriku. Meski dirimu sering mengangap diriku sebelah mata itu tak masalah untuk ku. Membuat hari-hari mu caria adalah suatu anugrah yang hebat yang aku dapatkan darimu.
Satu yang sampai saat ini belum terlupakan dari dirimu adalah kata-kata untuk diriku saat pagi hari. Kata-kata itu terekam dalam pikiranku dan entah sampai kapan kata-kata itu bisa hilang dari pikiranku.
Entah apa yang ada dipikiran lo semua. Kegiatan lo seusai pulang sekolah menurut gua ga ada artinya. Kalo buat lo yang ada pasangan pasti penting, karena salah satu pasangan lo ada dalam kelompok itu. Lo semua tunduk dan patuh dengan seseorang yang kalian anggap pemimpin kalian.
Padahal pemimpin lo orangnya egois dan bisa dibilang cari muka, tapi kenapa lo semua masih bisa takut sama pemimpin lo ? apa karena pemimpin lo pintar ?. Kepintaran gampang dicari woy ! asal lo niat tapi kebersamaan sama orang2 sekeliling lo jauh lebih sulit asal lo tau . Yang nulis ini juga benga, udah kaya gitu masih aja gabung sama kelompok2 ga jelas.
Sebenarnya gua juga ga mau ikut2 kaya gitu, karena ada satu temen deket aja yang minta temenin mangkanya gua ikut aja karena ga enak. Kalo udah sampe dirumah salah satu anggota kelompok ga jelas, udah deh gua kaya kambing conge. Serasa ga ada hadirnya gua disana, paling disana gua Cuma denger lagu, duduk dikursi udah itu doang ga ada yang lain.
Gua dianggep sama yang lain asal pergi sama pulang aja selebihnya = 0. Sementara temen gua sibuk dengan pasanganya yang ada dikelompok ga jelas itu. Terpaksa gua harus tetep seneng walaupun rasanya sumpek, enek, ga jelas banget, pengen teriak sekeras2nya dikuping lo semua dan bilang “ LO NGAPAIN SIH KAYA GINI GA JELAS BANGET SUMPAH ASLI ! “
[Chorus]
This one’s for you and me
Living out our dreams
We’re all right where we should be
Lift my arms out wide
I open my eyes
And now all I wanna see
Is a sky full of lighters
A sky full of lighters
[Eminem]
By the time you hear this
I will have already spiraled up
I would never do nothin to let you cowards fuck my world up
If I was you I would duck or get struck like lightning
Fighters keep fighting
Put your lighters up
Point em’ skyward UH!
Had a dream I was king
I woke up, still king
This rap game’s nipples is mine for the milking
Till nobody else even fuckin feels me
Till it kills me
I swear to god I’ll be the fucking illest in the music
There is or there ever will be
Disagree? Feel free, but from now on I’m refusing to ever give up,
Only thing I ever gave up is using
No more excuses
Excuse me if my head’s too big for this building
And pardon me if I’m a cocky prick
But you cocks are slick
Poppin shit on how you flipped your life around
Crock of shit
Who you dicks tryna’ kid?
Flip dick you did opposite
You stayed the same
Cause cock backwards is still cock you prick
I love it when I tell ‘em shove it
Cause it wasn’t that
Long ago
When Marshall sat
Flustered, lack lustered
Cause he couldn’t cut
Mustered, muster up
Nothin
Brain fuzzy
Cause he’s buzzing
Woke up from that buzz and now you wonder
Why he does it how he does
Wasn’t cause he had
Buzzards circlin’ round his head
Waitin for him to drop dead, was it?
Or was it cause some bitches wrote him off
Little hussy ass fusses
Fuck it
Guess it doesn’t matter now does it?
What difference it make
Whats it take?
To get it through you thick skulls that this ain’t
Some bullshit
People don’t usually come back this way
From a place that was as dark as I was
And just to get to this place
Some of these words be like a switchblades to a hater’s rib cage
And let it be known that from this day forward
I wanna just say thanks
Cause your hate is what gave me the strength
So let them Bic’s raise cause I came at 5’9″
But I feel like I’m 6’8″
[Chorus]
This one’s for you and me
Living out our dreams
We’re all right where we should be
Lift my arms out wide
I open my eyes
And now all I wanna see
Is a sky full of lighters
A sky full of lighters
[Royce Da 5’9"]
By the time you hear this I probably already be outty
I advance like going from toting iron to goin
And buying 4 or 5 of the homies, to iron man outie
My daddy told me, slow down boy you’re going to blow it
And I ain’t gotta stop to be the minute to tell shady I love the same way that he did Dr. Dre on the chronic
Tell ‘em how real he is
Or how high I am
Or how I would kill him, for him to know it
I cry when he tears
My daddy gotta bad back
So its only right that I write
Till he can march right into that post office and tell’em to hang it up
Now his careers Lebron’s jersey in twenty years
I stop when I’m at the very top
You shitted on me on your way up
It’s bout to be a scary drop
Cause what goes up must come down
You goin down on somethin you don’t wanna see
Like a hairy box
Every hour, happy hour now
Life is wacky now
Used to have to eat the cat to get the pussy
Now I’m just the cat’s meow
Owwww
I’m classic now
Always down for the catch-weight like Pacquiao
Y’all are doomed
I remember when T-Pain ain’t wanna work with me
My car starts itself, parks itself and auto-tunes
Cause now I’m in the Aston
I went from having my city locked up
To getting treated like Kwarme Kilpatrick
And now I’m fantastic compared to a weed high
And yall’ niggas just gossipin’ like bitches
On a radio and TV, see me, we fly
Y’all buggin out like Wendy Williams starin’ at a bee hive
And how real is that?
I remember signing my first deal
Now I’m the second best
I can deal with that
Now Bruno can show his ass
Without the MTV awards gag
[Bridge]
You and I
Know what it’s like
To be kicked down
Forced to fight
But tonight
We’re alright
So hold up your lights
Let it shine
Cause..
[Chorus]
This one’s for you and me
Living out our dreams
We’re all right where we should be
Lift my arms out wide
I open my eyes
And now all I wanna see
Is a sky full of lighters
A sky full of lighters
Entah mengapa semua menjadi seperti ini. Dulu kau ramah dengan ku, sekarang menatap wajahku saja kau sangat risih. mengapa semua berubah begitu cepat !. Dibenakku masih terpikir mengapa hubungan ini berhenti begitu saja.
Sesaat kepergian kakekmu, sifatmu berubah 360 derajat tak seperti biasanya. Aku coba menghibur dirimu tapi apa hasilnya ? sifatmu tetap tak berubah masih sama seperti yang ada. Aku telah berusaha untuk membantumu semaksimal mungkin, tetap saja dirimu cuek tanpa ada penjelasan apapun.
Kejadian saat dirimu meminta putus dariku, membuat jantungku dan seluruh organ2 tubuhku hilang semua. Aku coba menenangkan diriku sejenak dan coba bertanya kepada dirimu mengapa kau meminta putus dariku ?
Alasan yang janggal bagiku saat mengetahui alasanmu meminta putus dariku.Aku bisa menerima alasanmu karena alasan ini bukan karena masalah kita melainkan masalah diluar Memang kita berdua mempunyai perbedaan yang sulit dipersatukan, tapi dulu kau pernah mengatakan “aku ga takut kalo aku harus berubah”
Kata-kata itu masih terlintas dipikiran ku mengapa kau memutuskan aku. Padahal saat itu dirimu sendiri mengatakan kata-kata itu padaku. Tapi apa boleh buat nasi telah jadi bubur. Aku harus tetap merelakan dirimu kepada orang lain disana, jika suatu saat ada seseorang menggantikan posisiku.
Dan terakhir terima kasih untuk dirimu yang pernah masuk dalam kehidupanku selama ini. Aku hanya bisa mendoakan dirimu dan mengatakan satu kata yaitu I Love You….
Banyak orang2 disekeliling gua ngomong dengan pertanyaan yang membosankan :
Kamu mau jadi apa nanti ris ?
Sekarang kamu harus siap2 lo buat besok udah gede ?
Kok kaya gini ? gimana mau jadi……
Ih masa kaya gitu udah SMA ? ,dll
Kalimat itu sering terlintas di pikiran gua, kenapa gua yang jalanin semua ini tapi orang lain hanya bisa berkomentar dengan mudahnya. Gua juga tau komentar itu mengarahkan gua ke arah yang benar biar ga jatuh ke titik hitam. Tapi, inikan hidup gua ? gua yang jalanin, gua juga yang bertanggung jawab buat hidup gua jadi ngapain orang2 disana ngomong2 ga jelas mending koreksi diri lo yang dulu kaya gimana sebelom lo jadi kaya gini.
Orang mau enak memang harus susah dulu. Ga ada hidup enak secara instant. Semua butuh proses bukan instan.
Saat itu seorang lelaki mempunyai niat ingin masuk sekolah impian sebut saja Damar. Damar hanyalah lelaki biasa yang tak mempunyai kemampuan lebih dan dianggap remeh oleh teman2nya. Sesaat ia sering termenung apa yang salah dengan dirinya mengapa orang2 disekelilingnya menggagap dirinya lemah. Damar juga manusia biasa yang juga mempunyai perasaan suka dengan lawan jenisnya. Ia mulai menjalin hubungan dengan lawan jenisnya, mulai dengan percakapan satu sama lain, naas lawan jenisnya tidak merespon apa yang dilakukanya selama ini. Si lawan jenis terkesan cuek dengan dirinya. Damar pun memutuskan berhenti dengan perasaanya ini, ia lebih mengutamakan sekolah impiannya yang ia dambakan sejak kecil. Ia melakukan ini bukan karena dirinya putus asa dengan perasaanya tapi karena dirinya lebih ingin membuktikan bahwan Ia tak bisa dianggap remeh oleh teman2nya.Sayang salah satu anggota keluarganya tidak mengizinkan dirinya untuk masuk sekolah tersebut. Hal itu, lantas tak membuat diri Damar menciut untuk tetap masuk sekolah impianya. Ia memutuskan melangkah sendiri walaupun dirinya tidak diizinkan. Soal asmara, Damar mempunyai rencana lain setelah ia selesai bersekolah.